Selamat Datang Di Forum Asoe Nanggroe GEUMPANG

Karena suami dari ibu bersalin tersebut (farol-26 thn) sudah tak tahan dengan prilaku dokter biadab itu akhirnya melapor kepada Staf Puskesmas Geumpang (Yanti) agar mencegah dokter itu dan mengancam akan menusuk dokter bila prilaku dokter itu tidak dihentikan, karena yanti tidak berani akhirnya suaminya (farol) masuk dan merampas handicam milik dokter tersebut kelantai dan rusak.

Anehnya dokter biadab tersebut malah melapor ke Polsek Geumpang tanggal 31 Desember 2010 dengan tuduhan pengrusakan kamera sehingga farol menjadi ketakutan bahkan kemarin 30 Januari 2011 ada oknum polsek Geumpang yang membawa surat dan menyuruh ditandatangani oleh masyarakat sekitar rumah korban sementara masyarakat yang ikut menandatangani surat tersebut tidak mengetahui isi surat dimaksud karena buta huruf.

Praktek amoral dr. marzuki tersebut sebelumnya juga pernah dilakukan terhadap (Ijah, 20 tahun) warga Gampong Bangkeh yang mengalami keguguran, alat kelamin korban dikerok dengan cara aneh, (korban bersedia membuat pangakuan yang sebenarnya apabila dibutuhkan untuk keperluan penegakan hukum. dan terhadap seorang gadis Kecamatan Mane yang menderita pingsan, di dokter bejad tersebut malah meremas-remas buah dada pasien dengan alasan untuk membantu pernafasan sang pasien saat ditanya oleh seorang para medis yang enggan disebutkan namanya. Ironisnya praktek amoral dr. Marzuki tsb malah ditutup-tutupi oleh Camat Geumpang, terbukti dengan adanya permintaan camat Geumpang agar farol mau meminta maaf kepada dr. Marzuki. Ada isu yang berkembang Camat Geumpang mendukung dr. Marzuki agar kembali menjabat sebagai kepala Puskesmas Geumpang semata-mata untuk jabatan istrinya sebab selama Nyak Cut Menjadi Kepala Puskemas Geumpang istri Camat Geumpang tidak diberikan jabatan. Wallahualam. baca juga http://harian-aceh.com tengang pengakuan korban

Selamat Datang Di Forum Asoe Nanggroe GEUMPANG

TERNYATA dr. MARZUKI (Baca Bangsat) tersebut sudah mempunyai banyak masalah di Geumpang, terbukti dengan adanya penolakan tokoh masyarakat Geumpang atas keinginan KPA + Dinas Kesehatan Kab. Pidie + Camat Geumpang untuk kembali menempatkan dokter tersebut di Puskesmas Geumpang

--- berikut petikan berita acara tersebut-----

Pada hari ini Sabtu tanggal dua puluh dua bulan satu tahun dua ribu sebelas dimulai sejak jam 21.00 s/d jam 12.15 WIB bertempat di Kantor Keuchik Gampong kami atas nama tokoh masyarakat / tuha Peut dan unsur pemuda dalam Kecamatan Geumpang telah mengadakan rapat / musyawarah tentang keadaan serta pelayanan di Puskesmas Geumpang dan keputusan dari hasil musyawarah tersebut adalah :

Kami membutuhkan sosok dokter atau dokter PTT yang akan ditempatkan di Puskesmas Geumpang adalah sosok yang sangat mengutamakan kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan Kesehatan dan mau menetap di Kecamatan Geumpang setiap hari kerja

Kami menolak dengan tegas setiap dokter yang telah dan akan ditempatkan di Puskesmas Geumpang yang berjiwa arogan dan mengedepankan bisnis pribadi dari pada perhatian terhadap kondisi ril Puskesmas Geumpang, seperti dr. Marzuki.

Kami menolak kalau Kecamatan Geumpang dijadikan tempat pembuangan dokter-dokter nakal / dokter yang pernah bermasalah di daerah lain.

Sangat kami harapkan dengan sepenuh hati agar sdr. Nyak Cut tetap menjabat sebagai Kepala Puskesmas Geumpang, mengingat jasa-jasanya :

Sdr. Nyak Cut punya dedikasi tinggi untuk Kesehatan bagi Masyarakat Geumpang ;

Sdr. Nyak Cut mampu menumbuhkan minat masyarakat untuk berobat ke Puskesmas Geumpang;

Sdr. Nyak Cut sangat dikenal di Kecamatan Geumpang sebagai tenaga kesehatan yang sangat peduli dengan kondisi riil mayarakat Geumpang;

Sdr. Nyak Cut sangat akrab dengan semua anggota keluarga / penderita penyakit menular / hilang ingatan yang ada di Kecamatan Geumpang;

Sdr. Nyak Cut mampu dan mau bekerja keras untuk pelayanan Kesehatan di Puskesmas Geumpang baik dalam hal keindahan / kebersihan Puskesmas, kediplinan jam kerja maupun dalam hal memperindah tata ruang puskesmas Geumpang;

Sdr. Nyak Cut adalah putra daerah yang tidak mungkin melihat sebelah mata terhadap masyarakat Kecamatan Geumpang bahkan yang bersangkutan sering menjemput pasien dengan kenderaan roda dua;

Apabila sdr. Nyak Cut dapat diangkat kembali menjadi kepala Puskesmas Geumpang maka kami sebagai tokoh masyarakat mewakili masyarakat dalam Kecamatan Geumpang akan sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Pidie, Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie dan kami berjanji siap mendukung dan membantu sdr. Nyak Cut untuk pembangunan Kesehatan di Kecamatan Geumpang.

Demikian berita acara ini kami buat dan kami tanda tangani bersama untuk dapat dimaklumi.

Hormat kami.

Masyarakat Geumpang

Tidak ada entri.
Tidak ada entri.